Home Tempat Makan

Tempat Makan

tempat makan

Bali (54)

Bandung (21)

Batu (6)

Blitar (7)

Blora (2)

Bogor (9)

Brebes (3)

Ciamis (2)

Cilacap (2)

Cirebon (8)

Jember (4)

Karawang (4)

Kediri (1)

Klaten (5)

Kudus (6)

Lamongan (3)

Lasem (1)

Madiun (1)

Madura (4)

Magelang (3)

Malang (19)

Mojokerto (4)

Ngawi (1)

Pandaan (3)

Pati (1)

Semarang (17)

Sidoarjo (10)

Solo (10)

Sragen (2)

Surabaya (37)

Tegal (5)

Tuban (2)

Ungaran (3)

Soto Bakso Sapi – Warung Wijaya

Soto merupakan makanan Nusantara yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Dimana setiap daerah mempunyai ciri khas masing-masing baik dari segi rasa maupun dari cara meracik soto. Soto yang biasa sering kita dengar yaitu soto Lamongan, soto Kudus, soto Madura, soto Pekalongan dan masih banyak lagi. Nah... kali ini saya akan mencoba soto bakso sapi khas dari Pulau Dewata

Nasi Tulang Jambal Bu Windi

Tulang ikan bisa menjadi makanan enak dan buat ketagihan? Tentu saja bisa. Jika sedang berlibur di daerah Bandung kita bisa berkunjung ke sebuah warung makan yang berada di Jl. Ternate 18 Bandung, belakang FO 18th Park

Bebek Suwar-Suwir Bale Raos

Menu yang paling terkenal di resto ini adalah Bebek Suwar-Suwirnya, yang merupakan makanan favorit dari Sultan Hamengku Buwono IX. Bebek goreng yang kemudian dagingnya di iris-iris disajikan bersama dengan irisan nanas goreng dan saus kedondong parut yang dimasak bersama rempah-rempah.

Warung Kaliotik

Dari informasi yang berhasil kami terima menyatakan bahwa warung ini mulai dirintis sekitar tahun 1965-an oleh Bpk. H. Asikin bersama istrinya. Pada mulanya warung sederhana ini hanya menyajikan menu pecel lele, sate dan gulai kambing. Kemudian pada tahun 1993-an, usaha ini mulai dikelola oleh Bpk. H. Handy Alianto

Kare Rajungan Manunggal Jaya

Dari informasi yang kami terima sebelumnya, kare rajungan ini bercita rasa pedas namun semua pengunjung tidak ada yang terlihat kepedasan atau sampai berkeringat. Kami langsung saja mencicipi kare rajungan yang sudah tersaji, untuk pertama kami hanya mencicipi kuahnya seujung sendok. Seketika kami langsung menyambar minuman yang ada, sensasi pedasnya benar-benar menggigit bibir.

Kepiting Cak Gundul

Biasanya kepiting asam manis atau bumbu kare yang menjadi favorite para pengunjungnya. Meski demikian, kami memilih kepiting asam manis tapi yang pedas. Seporsi kepiting asam manis pedas tersaji dengan ukuran yang cukup besar, terlihat montok dalam balutan bumbu asam manis pedas yang kental dan melimpah.

Istana Ayam Goreng Sri

Meskipun disebut-sebut sebagai ayam goreng, tapi ayam gorengnya tidak renyah atau garing seperti ayam goreng pada umumnya. Teksturnya lebih basah karena cara menggorengnya tidak terlalu kering, dagingnya empuk dengan rasa gurih, sedikit manis dan bumbunya meresap hingga ke tulangnya.

Mie Koclok Panjunan

Dari informasi yang kami terima, usaha ini sudah berdiri sejak tahun 1959-an. Dan sekarang ini usahanya dikelola oleh generasi ke-3 yang merupakan blasteran Arab dan Cirebon. Sedangkan Panjunan sendiri merupakan daerah pemukiman Arab dari zaman Hindia Belanda, dan resep dari nenek moyang inilah yang disebut-sebut sebagai ciri khas rasa yang sangat berbeda

Martabak Air Mancur

Martabak telurnya memang ajiiiiib, terasa gurih dengan potongan daging sapi yang empuk dan komposisi adonannya klop. Dan yang cukup unik martabak tipis keju meisis, biasanya kita mengenal martabak manis dengan adonan kulit yang tebal dan lembut. Tapi untuk martabak tipis ini memiliki tekstur kulit yang tipis sehingga terasa sangat renyah, perpaduan keju dan meisisnya nggak pelit

Bakso Seuseupan

Dan setelah membelah baksonya, ternyata berisi telur puyuh sehingga ukurannya tidak terlalu besar. Rasanya lembut dan kenyal, sebenarnya dari tadi cukup penasaran dengan tambahan komposisi bakso yang tidak pernah dijumpai pada bakso pada umumnya. Setelah mengunyahnya terasa gurih dan renyah meski sudah terendam dalam kuah, ternyata potongan lemak yang digoreng hingga kering dan berwarna kecokelatan.

banner pia baliku okt
joglobali


Copyright Wisata Kuliner 2011